Tips Travelling

Reportase Kelas Jelajah 3: Tips and Trick Mobile Photography

Melanjutkan dua acara yang sudah berlangsung sebelumnya yaitu  Travel Writing dan Paduan Mendaki Gunung Untuk Pemula, Kelas Jelajah kembali diselenggarakan pada Sabtu (31/08/2013) lalu. Acara yang merupakan hasil kerja sama antara Wego dan Valadoo ini  diadakan di CommaID, Jakarta. Dengan mengusung tema Mobile Photography dengan pembicara Anto Motulz, seorang fotografer dan video maker, kurang lebih 40 Travel lads berkumpul dan menyimak acara dengan antusias.
Suasanan Kelas Jelajah (31/08/2013) bersama Kang Motulz di CommaID

Suasana Kelas Jelajah (31/08/2013) bersama Kang Motulz di CommaID
Intro Kelas Jelajah dari Anto Motulz

Anto Motulz atau yang lebih dikenal dengan username Twitter @motulz menjelaskan bahwa sudah tidak asing lagi bagi Travel lads untuk menjelajah berbagai daerah di Indonesia atau luar negeri. Sepanjang perjalanan tersebut, biasanya banyak sekali momen yang bisa ditangkap namun terlewatkan. Ada pula yang menjadikan gadget-nya sebagai alasan minder tidak mengambil foto selama wisata.

Bagi Kang Motulz yang telah sering melakukan perjalanan dalam dan luar negeri, handphone bisa menjadi senjata andalan saat membidik sebuah objek. Memang kamera di handphone memiliki banyak kekurangan jika dibandingkan dengan DSLR, namun itu bukan alasan untuk tak mencoba mengeksplorasi kemampuan memotret. Kekurangan yang ada pada mobile camera cukup dijadikan sebuah pemakluman saja.

Kamera di handphone ternyata memiliki banyak keunggulan jika dibandingkan digicam atau bahkan DSLR. Salah satu yang paling menonjol ialah bobotnya yang ringan. Mobile camera sangat mudah ditenteng  sehingga tak mengganggu atau menambah beban ketika bepergian jauh. Ukurannya yang hanya sebesar genggaman tangan juga menjadikannya fleksibel saat mengambil foto dan lebih mudah menelusup pada objek sempit atau momen berbahaya. Lain halnya dengan kamera profesional, ukurannya yang besar terkadang membuat objek  foto (manusia) sadar jika tengah difoto. Hal ini seringkali membuat momen unik hilang begitu saja akibat ekspresi kaku serta tidak alami. That’s why, handphone dapat membantu kamu melakukan candid camera secara leluasa!
Para peserta Kelas Jelajah: Mobile Photography

Para peserta Kelas Jelajah: Mobile Photography
Tips dan Trik Fotografi dari Anto Motulz

Dalam memotret, seseorang harus melatih kepekaan visual dan komposisinya. Di sesi Kelas Jelajah yang lalu, Anto Motulz memberikan trik dan tips untuk melatih kepekaan memotret agar hasil foto lebih oke. Berikut ini rangkumannya:

1. Jangan pernah takut benar atau salah

Dalam melakukan latihan atau pun memotret secara langsung, Anda tak perlu takut menghasilkan foto yang jelek. Bahkan terbebani dengan nilai akhir benar atau salah, karena yang ada hanya foto “asik atau gak asik” saja.

2. Objek random itu menarik

Banyak waktu senggang yang Anda lalui, cobalah untuk mengabadikan keadaan sekitar. Memotret objek-objek secara random dari berbagai sudut bisa jadi alternatif untuk melatih kemampuan dalam menghasilkan gambar unik.

3. Kekuatan Cahaya

Cahaya memiliki sebuah peran penting dalam sebuah foto. Cahaya akan menentukan bagaimana rupa benda yang akan terekam melalui diafragma kamera. Mendapatkan cahaya matahari di siang hari adalah ‘the best moment’ jika ingin memotret. Kekuatan pendarnya cukup untuk mencerahkan, memberikan bayangan dan kontras pada foto.

4. Latihan komposisi

Latihan memotret berulang kali dengan mengubah sudut pengambilan atau letak objek sangat penting, cara ini akan membangkitkan kepekaan Anda terhadap komposisi. Jangan lupa bermain dengan warna. Latihlah semuanya setiap memiliki waktu luang dan jadikan gambar “asik atau ga asik” sebagai kurasi dalam album handphone Anda.

5. Latihan bercerita dan berpesan lewat foto

Menghasilkan gambar berkomposisi bagus saja masih belum cukup menantang. “Gambar akan lebih bermakna jika kamu tahu apa cerita dibaliknya sebelum dan ketika memotret” terang Motulz. Dengan mengetahui cerita dibalik sebuah objek yang hendak difoto, sudut pandang dan pemaknaan Anda dapat berubah total. Menghasilkan sebuah foto yang memiliki dan dapat bercerita merupakan sebuah kelebihan, dan itu bisa didapat dengan latihan serta berani bertanya kepada orang sekitar.

6. Temukan hal kecil yang belum diperhatikan

“Sesuatu yang terus menerus ada akan mengurangi kewaspadaan akan keberadaannya dan baru terasa hilang ketika ia pergi” terang Motuls kepada Travel lads. Anda harus mencoba melihat sesuatu dari sudut orang asing di sebuah tempat atau daerah. Dengan menjadi (seolah-olah) turis, Anda akan menemukan berbagai hal kecil yang selama ini luput dari perhatian karena terlalu terbiasa dengan keberadaannya. Dari sudut pandang inilah, Anda bisa menghasilkan sebuah foto yang unik dan membuat orang berdecak kagum.

Yups! Itu tadi beberapa tips dan trik untuk melatih serta menghasilkan sebuah foto yang menarik dari handphone. Setelah terbiasa melakukan hal-hal di atas, barulah diterapkan selama perjalanan wisata Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *